Saturday, 24 October 2020 - Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Sabtu- Minggu libur
Keranjang Belanja Anda
Jumlah Barang : pcs
Jumlah Nama Barang Total
0 Rp 0,00
keranjang anda kosong

* Klik tombol di bawah ini untuk menyelesaikan pemesanan.

cara sepet meloloh piyik merpati balap

Ditambahkan pada : September 30th, 2016
*Harga Hubungi Kami
Stock : Tersedia
Kode Produk :
Dilihat : 14.823 kali
Kategori : cara rawat milih latih jamu merpati balap, jual jamu obat merpati balap, jual kandang pagupon merpati, jual ring ppmbsi asli, terima pesanan ring kandang
Bingung Cara Order / Pesan?
Customer Service jualmerpatibalap siap melayani dan membantu Anda.

cara-meloloh-sepet-piyik-anak-merpati

cara-meloloh-sepet-piyik-anak-merpati

cara merawat piyik merpati, cara merawat piyik merpati tanpa induk, cara meloloh anakan merpati, cara meloloh piyik merpati, cara merawat anak merpati, cara sepet piyik, cara merawat merpati balap,cara merawat burung merpati, cara merawat merpati tinggian, cara merawat merpati kolong, cara merawat merpati kolongan jika di postingan sebelumnya tulis artikel tentang cara membuat gupon merpati balap yang bagus kali ini kami tulis Perawatan Anak Burung Merpati usia 0 Sampai 4 Minggu Perawatan anak burung merpati usia 0 sampai 4 minggu.Pada minggu pertama, anak burung merpati dapat menggerak-gerakkan kepalanya untuk mendapatkan makanan tetapi tidak mampu membedakan apa-apa. Tetapi setelah berumur sepuluh hari, bulu-bulu jarum muncul dan anak burung merpati ini sudah mampu membedakan keadaan sekeliling serta tahu adanya pihak pengusik. Anak burung akan berusaha menghalau pengusik ini dengan suaranya (mendesis) dan membuka paruhnya. Anak burung sepenuhhya masih tergantung pada pemberian makan dari induknya sampai berumur 3 minggu. Selama 3 minggu ini dapat saja anak burung tidak dirawat dengan baik oleh induknya, sehingga mati, karena anak burung yang minta makan dengan suara lebih keras dan lebih agresif akan mendapat makanan lebih dahulu. Biasanya yang menetas ebih dahulu akan mendapat makanan lebih dahulu dan berkembang lebih cepat dari burung satunya. Semakin besar anak burung, semakin bertambah keserakahannya untuk mendapatkan makanan. Barulah setelah 5 minggu keadaan itu berhenti, sebab anak burung mulai dapat makan sendiri dan badannya umumnya telah berbulu penuh. Setelah anak burung meninggalkan sarang, burung jantan masih memberinya makan untuk masa kira-kira 10 hari lamanya. Dalam masa ini burung betina boleh jadi sedang sibuk bertelur dan mengerami telur di sarang lain (disebelah sarang lama). Tak lama kemudian kedua induk ini akan sibuk dengan memberi makan anak burung yang baru lahir. Kalau kita memelihara merpati konsumsi dan menjual anak-anaknya sewaktu masih kecil (belum berbulu penuh), maka kedua induknya tidak mendapat gangguan untuk bertelur lagi dan membesarkan anak-anak yang lahir kemudian. Kalau kita memisahkan induk dari anaknya dan membiarkan burung jantan membesarkan anak-anaknya, maka dengan cara itu burung betina akan lebih cepat bertelur kembali. Anak burung akan menjadi dewasa pada umur sekitar 4-6 bulan. Dan pada usia ini burung telah mencari jodoh dan mengembangkan keluarga sendiri. Kalau kita mengajar produksi merpati konsumsi maka keadaan itu tidaklah menjadi masalah, bahkan menguntungkan. Tetapi kalau kita menginginkan burung-burung yang sehat untuk kepentingan pameran (keindahan bulu menjadi faktor utama) bagi burung hias, dan kepentingan pertandingan (kecepatan dan kemampuan kembali menjadi faktor utama) bagi burung merpati pos, maka perkawinan itu perlu ditangguhkan sehingga paling tidak berumur setahun. Untuk itu anak-anak burung harus dipisah dari burung-burung dewasa, sebab kehadiran burung-burung dewasa dapat merangsang burung-burung muda untuk kawin. Penggunaan “orangtua-asuh” atau “orangtua-angkat” kadang dilakukan terutama di kalangan peternak merpati hias, demi kepentingan pameran dan pertandingan-pertandingan yang ada. Juga dikalangan peternak merpati pos yang menganggap penting arti pembesaran anak, terutama bagi burung-burung yang baik dalam hal sifat-sifat lain tetapi ternyata lemah dalam membesarkan anak. Untuk keperluan orangtua-asuh ini dapat dipergunakan merpati apa saja asal memiliki paruh panjangg, dan ini sengaja dipelihara untuk keperluan tersebut setelah kemampuannya diketahui. Orangtua-asuh harus bertelur dan mempunyai anak dalam tahapan yang kira-kira sama dengan perkembangan telur dan anak yang akan diasuh. Untuk keperluan ini sudah tentu telur-telur atau anak-anak dari orangtua-asuh ini perlu diambil (dikorbankan) dan diganti dengan telur atau anak dari burung yang kita inginkan hasil anaknya. Pergantian telur tidaklah menimbulkan masalah, tetapi pergantian anak burung haruslah dilakukan secara berhati-hati. Anak burung yang dibesarkan itu haruslah belum tumbuh bulunya, sebab kalau orangtua-asuh ini tahu bahwa yang ada dalam sarangnya adalah anak burung lain maka orangtua-asuh ini tidak mau menerima kehadiran anak-anak ini, tidak mau mengasuhnya (memberi makan) dan bahkan boleh jadi akan membunuhnya. tata cara meloloh piyik

  • siapkan plastik putih atau kain,gunting,air,dan pakan piyik.(bisa dgn voer ayam atau yg memiliki tekstur yg sama seperti itu),.
  • jika pakai kain,bentuklah seperti tembolok merpati yang berbentuk bulat dan bisa di isi makanan,kemudian lobangi tengahnya 2x diameter paruh piyik.atau jika pakai plastik cukup memotong sudut bawahnya.
  • campurkan pakan dengan air sampai menjadi seperti bubur yg lembut.
  • kemudian masukkan ke dalam plastik atau kain yang kita buat tadi

Tekhnik pemberian pakan.

  • masukkan mulut piyik ke dalam kain/plastik dengan posisi mulut agak di buka (hal ini dilakukan jika piyik baru pertama kali makan dg cara ini)
  • getarkan tangan anda.ini bertujuan untuk memberikan sinyal kpd piyik bahwa makanan akan masuk.otomatis piyik yg kelaparan akan membuka mulut dan melahap makanan yg “terjebak” dalam mulutnya.
  • biasanya ketika makanan sudah penuh di leher maka piyik akan berhenti makan dan akan mau makan lagi jika makanan itu sudah masuk ke tembolok.hal ini bisa di percepat dgn memberikan minuman kpd merpati lewat sedotan.
  • nb:jika piyik kelihatan masih lapar maka pemberian pakan dapat di ulangi

silahkan baca juga cara cepat tumbuhkan bulu merpati balap terima kasih semoga manfaat salam geber mania gudang pusaka bird farm team

Simpan

Incoming search terms:

  • cara merawat piyik merpati tanpa induk
  • cara meloloh piyik merpati
  • meloloh piyik merpati
  • cara meloloh piyik merpati tanpa induk
  • alat untuk meloloh piyik merpati
  • cara meloloh anakan merpati
  • cara meloloh anakan merpati balap
  • cara meloloh merpati balap
  • Cara menyapih Piyik Merpati
KONTAK KAMI ( Fast Respond )
*Kami siap melayani Anda dengan sepenuh hati!
Hotline : 0271 6727763
SMS Center : +62 8526 33 88 333
BBM :
Via Yahoo Messenger :

Tulis komentar Anda tentang cara sepet meloloh piyik merpati balap


  • Jual Piyik Latih Mata Putih | Jual Merpati Balap
    […] lihat Madu Malam Untuk Burung Merpati, dan kamipun juga menyediakan ring asli ppmbsi silahkan lihat »
  • Jual Merpati Balap Ring Gudang Pusaka | Jual Merpati Balap
    […] Beruang X serta jamu untuk meprati balap agar tidak mudah terserang penyakit kunjungi juga Livertoni »
  • Merpati Balap Ayam Kampus | Jual Merpati Balap
    […] Ayam Rainbow Penambah Stamina, ada juga dari kami burung merpati piyik yang murah silahkan lihat Jua »
  • Piyik Siap Latih Trah Bhisma x Hercules | Jual Merpati Balap
    […] juga dari kami produk penambah stamina untuk burung merpati dan ayam aduan anda silahkan lihat link »
  • Jual Player Ring Speedy Klaten | Jual Merpati Balap
    […] ada, silahkan lihat Jual Piyik Latih Mata Putih, dan kami pun juga menyediakan jamu merpati balap  »
* klik gambar produk

Pos-pos Terbaru